Kembali ke Daftar Blog

12/10/2026

Jogja's Creative Side: Aktivitas Kreatif untuk Mengisi Waktu Liburan

#jogja’s creative side#aktivitas kreatif di jogja bersama pasangan#liburan di jogja#kegiatan seru di jogja#workshop menarik jogja#kegiatan kreatif dengan sentuhan budaya
Penulis: marketing@lpphotelyogya.com
Jogja's Creative Side:  Aktivitas Kreatif untuk Mengisi Waktu Liburan

Jelajahi sisi kreatif Yogyakarta melalui berbagai aktivitas seru yang memadukan seni, kerajinan, dan budaya lokal. Mulai dari melukis di Jogja Art Activity, belajar membatik di Batik Seno, merancang perhiasan perak di Kotagede, membuat gerabah di Kasongan, hingga mengolah sisa potongan kulit bersama Ruang Perca. Beragam workshop menarik di Jogja ini menawarkan pengalaman liburan yang lebih interaktif, sekaligus kesempatan untuk mengenal kreativitas lokal dan membawa pulang hasil karya sendiri. Lengkapi perjalananmu dengan menginap di Narasena Co-Living dan rasakan pengalaman menjelajahi Jogja beyond the itinerary.

Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya dengan berbagai daya tarik wisata, mulai dari kuliner, kawasan bersejarah, hingga destinasi alam. Di samping itu, Yogyakarta juga memiliki tradisi seni dan kriya yang masih terjaga, dan kini banyak di antaranya dapat dipelajari langsung oleh wisatawan melalui kelas maupun workshop. Aktivitas ini memberi kesempatan untuk memahami proses pembuatan kerajinan khas daerah sekaligus menghasilkan karya sendiri. Berikut beberapa aktivitas kreatif yang dapat dipilih untuk mengisi liburan di Yogyakarta agar tetap seru dan berkesan. 

1. Aktivitas Santai dan Kekinian Jogja Art Activity 

Jogja Art Activity menjadi salah satu opsi yang menarik kala sedang berlibur ke Jogja bersama besti, pasangan atau mungkin sendiri. Ada berbagai aktivitas seni seperti melukis, membuat clay, pottery painting, dan melukis bucket hat. Cocok untuk wisatawan yang mencari kegiatan kreatif dengan gaya lebih santai dan kekinian. Ditambah lokasinya yang strategis di tengah kota Jogja membuat Jogja Art Activity wajib masuk list liburan kalian.

2. Belajar Membatik Bersama Perajin Lokal yang Ada di Batik Seno

Liburan ke Jogja terasa kurang lengkap tanpa mempelajari budayanya, dan Batik Seno dapat menjadi pilihan yang tepat jika ingin melakukan kegiatan kreatif dengan sentuhan budaya. Karena, selain menjual berbagai karya seni dari batik seperti kain batik, pakaian, tas, bahkan lukisan. Tempat ini juga menjual kerajinan lain yaitu wayang kulit, hiasan dinding, topeng, aksesoris, dan masih banyak lagi.

Jika pada umumnya pengunjung hanya berbelanja atau melihat proses produksinya, Batik Seno menawarkan pengalaman yang berbeda. Disana, pengunjung dapat membuat batik langsung bersama para seniman Yogyakarta melalui program Making Class. Bagi yang ingin melihat gambaran pengalamannya terlebih dahulu, ulasan mengenai Making Class di Batik Seno dapat disimak melalui program Narasena Guide di Instagram Narasena Co-Living.

3. Merancang Perhiasan Perak Sendiri 

Kotagede dikenal sebagai sentra kerajinan perak legendaris yang telah berkembang selama puluhan tahun. Di kawasan ini, wisatawan dapat mengikuti kegiatan yang unik, yaitu merancang perhiasan perak sendiri. Salah satu workshop yang menarik diselenggarakan oleh Salim Silver. Tidak hanya membagikan teknik tradisional seperti repoussé (embossing), workshop menarik ini juga menceritakan kisah sejarah keluarga dan kekayaan warisan perak Kotagede.

Bertempat di lokasi workshop autentik, tempat warisan keluarga ini bermula sekitar seabad lalu. Peserta dipandu oleh perajin yang telah berpengalaman puluhan tahun sehingga kualitas dan tradisi tetap terjaga di setiap langkah pembuatan perhiasan. Beberapa aksesori yang sering dibuat dalam workshop ini adalah cincin dan gelang.

4. Eksplorasi Seni Gerabah di Kasongan

Desa Wisata Kasongan di Bantul, Yogyakarta, merupakan sentra kerajinan gerabah legendaris yang telah berkembang dari perkakas rumah tangga tradisional menjadi karya seni bernilai ekspor. Salah satu yang unik adalah MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo yang didirikan oleh mendiang Prof. Timbul Raharjo. Bukan hanya keunikan bangunan kuali terbaliknya saja. Di museum ini kita bisa melakukan aktifitas menarik yaitu membuat kerajinan gerabah. Karena bersifat ramah anak, tempat ini juga sesuai untuk wisata bersama keluarga, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dengan tanah liat.

5. Mengolah Sisa Kain Bersama Ruang Perca 

Berbeda dari 4 kegiatan sebelumnya yang menggunakan bahan baru, Ruang Perca memanfaatkan scrap leather (sisa potongan kulit). Diolah menjadi barang kerajinan baru yang lebih fungsional dan memiliki nilai estetika. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan gagasan pemanfaatan kembali bahan yang sering terbuang.

Workshop Ruang Perca sering diselenggarakan bekerja sama dengan berbagai kafe di Yogyakarta sehingga suasananya nyaman. Dengan konsep slow craft, quiet mind, kegiatan merakit kerajinan tangan ini dirancang sebagai sarana melepas penat (stress release) sekaligus ruang belajar tanpa tuntutan harus mahir sejak awal. Peserta akan memperoleh bahan dan alat, pendampingan hingga selesai, serta hasil karya yang dapat dibawa pulang.

Kelima rekomendasi kegiatan Jogja’s Creative Side diatas menunjukkan bahwa liburan di Yogyakarta dapat dilakukan dengan cara yang lebih seru, dengan terlibat langsung dalam proses berkarya. Setiap kegiatan menawarkan karakter yang berbeda, mulai dari suasana santai dan kekinian hingga teknik tradisional yang diwariskan lintas generasi. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk mengikutinya, cukup rasa ingin tahu dan kesediaan untuk mencoba.

Selain memberikan pengalaman yang berkesan, hasil karya yang dibawa pulang dapat menjadi kenang-kenangan personal yang tidak ditemukan di tempat lain. Sebaiknya periksa jadwal dan ketentuan pendaftaran masing-masing tempat sebelum berkunjung. Semoga ini membantu Anda merencanakan liburan yang lebih berwarna di Yogyakarta.

Stay at Narasena Co-Living and experience Jogja beyond the itinerary.

Narasena — Living the Culture.

Artikel Lainnya

Rekomendasi Venue untuk Private Gathering di Jogja

Private gathering di Yogyakarta dapat menjadi momen untuk mempererat hubungan bersama rekan kerja, komunitas, keluarga, maupun orang-orang terdekat. Temukan rekomendasi venue private gathering di Jogja, mulai dari restoran dengan suasana santai, venue outdoor bernuansa alam, hingga ballroom dengan pengaturan yang fleksibel. Laksitha Ballroom di Narasena Co-Living dapat menjadi salah satu pilihan untuk berbagai kebutuhan gathering dengan suasana yang nyaman dan lokasi strategis. Hubungi tim Narasena Co-Living untuk mendapatkan informasi mengenai kapasitas, fasilitas, dan ketersediaan venue sesuai kebutuhan acara.

Your Last Trip of the Year: Kenapa Jogja Selalu Punya Alasan untuk Dikunjungi Lagi

Liburan akhir tahun di Jogja tidak selalu harus dipenuhi itinerary atau destinasi populer. Jogja menawarkan pengalaman yang lebih personal melalui budaya, kuliner, aktivitas lokal, hingga momen sederhana untuk menikmati ritme kota. Melalui Narasena Guide — Living the Culture, Narasena Co-Living mengajak traveler melihat sisi Jogja dari perspektif yang berbeda, mengenal budaya lokal, menemukan cerita baru, dan menikmati kota seperti seorang lokal.

Jogja Beyond Malioboro: Panduan GEN Z untuk Menyelami Sisi Lain Kota Jogja

Jogja Beyond Malioboro mengajak Gen Z menemukan sisi lain Yogyakarta melalui pengalaman budaya yang lebih autentik dan dekat dengan kehidupan lokal. Selain Malioboro, ada berbagai aktivitas menarik seperti mengenal sejarah melalui Diorama Arsip Jogja, menemukan cerita di balik kebaya Bu Pur, menikmati jamu dengan perspektif modern di Suwe Ora Jamu, hingga belajar membuat batik di Batik Seno. Artikel ini menunjukkan bahwa menikmati Jogja bukan hanya tentang mengunjungi tempat populer, tetapi juga tentang memahami sejarah, tradisi, rasa, karya, dan kehidupan masyarakat lokal. Pengalaman tersebut dapat menjadi cara baru untuk menikmati Jogja seperti warga lokal dan membawa pulang cerita yang lebih bermakna.